Been There
Comments 2

God Save the WIFI!

WI-FI atau WIreless FIdelity adalah hal yang selalu dicari setelah keran air minum saat traveling bagi pemilik gadget komunikasi. Baik pemegang smartphone tipe apapun, pc tablet ukuran apapun, maupun notebook merek apapun pasti langsung  bersorak kegirangan begitu melihat ada papan petunjuk “FREE WIFI”. Gimana nggak seneng, tentunya kesempatan begini akan menghemat pulsa bagi siapa saja yang nggak sedang berlangganan paket hemat internetan yang ditawarkan bermacam-macam provider. Begitupun saya. Setiap kali saya sampai ke suatu tempat, baik itu hanya sekedar nongkrong ganteng maupun saat sedang benar-benar traveling, saya pasti langsung menengok kanan-kiri memastikan ada papan bertuliskan “free WIFI” atau langsung searching di gadget saya, mencari-cari WIFI network yang nggak dikunci alias bisa diakses GRATIS!

Well, kenapa gratis? ada dua kemungkinan biasanya:

Pertama, provider networknya itu sebuah kedai, resto, pub, hotel ataupun bisnis tertentu yang mewajibkan kita menggunakan jasa mereka (entah itu menginap di hotelnya ataupun makan di restonya). Dengan demikian, kita bisa memperoleh User ID plus password untuk mengakses ke dalam jaringannya.

Kedua, provider networknya memang merestriksi penggunaan networknya hanya untuk kepentingan perusahaan berikut staf-stafnya. kalau sudah begini ya, mohon maaf lahir batin, kita memang nggak punya  kesempatan sama sekali untuk menggunakan networknya (kecuali kalo temen-temen mengerti caranya menghack :D)

Pada tulisan kali ini, saya gak akan membahas secara tehnis, bagaimanakah sistem kinerja Wi-Fi (karena saya sendiri taunya cuma aktivasi Wi-Fi di gadget, search network, OL deh :D). Saya akan menceritakan sedikit pengalaman saya mengenai bagaimana Wi-Fi selalu menjadi dewa penolong.

1. Mati gaya waktu ngantri di loket Imigrasi.

Kebayang dong, antrian di LCCT Kuala Lumpur kalau siang hari ramainya kayak apa. Waktu itu saya baru saja sampai di KL dari Hongkong.  Dan entah kenapa, bisa-bisanya jadwal penerbangan ke KL dari berbagai negara pada berbarengan. Otomatis, ribuan penumpang pesawat yang baru mendarat di LCCT langsung tumpah ruah membuat antrian yang mengular berputar-putar menuju loket Imigrasi. Untuk membunuh waktu (karena saya yakin pasti antrian ini bisa memakan waktu hampir satu jam), saya langsung mengeluarkan tablet saya dan sibuk mencari jaringan Wi-Fi. Tentu saja yang namanya bandara pasti menyediakan jaringan Wi-Fi bagi warga di dalamnya, walaupun saat itu (seingat saya), setiap pengguna Wi-Fi network di LCCT hanya diberikan waktu 3 (tiga) jam untuk bebas mengakses.

2. Keep Updating

Meski saya sedang traveling, tentu aja saya nggak mau ketinggalan secuil beritapun dari beberapa teman atau keluarga (entah memang kitanya kangen, atau memang sedang nggak ada kerjaan). Dengan demikian, pasti saya selalu mencari tahu, apa yang sedang mereka lakukan, dimana mereka sekarang, kangen nggak ya mereka sama saya? Kalau misalkan saya sedang traveling di dalam negeri, saya masih bisa bertegur sapa berhaha-hihi dari sms-telpon-bbm dengan murah bahkan gratisnya. Nah bagaimana bila saya sedang jalan-jalan keluar negeri, dimana roaming disana-sini, kirim sms mahal, gratisan ber-BBM cuma dibatasi beberapa hari pertama, dan meskipun murah menelpon karena pakai nomer lokal tetap saja nggak mungkin saya menelpon beberapa jam sekali.

Dengan demikian, free Wi-Fi lah yang menjadi penyelamat supaya saya tetap bisa keep in touch dengan yang ada di Tanah Air. Melalui FB saya bisa melihat update status mereka dan komen-komenan kangen, juga melalui YM ataupun Skype mobile saya bisa chat sampai muntah.

3. EKSISmia

Ini yang biasanya jadi penyakit saya dan mungkin penyakit beberapa teman-teman traveler narsis. Nggak sedang ngantor, nggak sedang liburan, penyakit ini bisa mudah kambuh kalau misalkan menemukan beberapa hal yang menurut kita “Eh, temen-temen harus tau deh!”, walaupun sebenarnya mereka nggak perlu tau atau bahkan nggak pengen tau, hehe.

EKSISmia ini biasanya kambuh ketika:

  • Baru sampai suatu tempat (jadinya pengen update foto baru di tempat itu, atau ganti status menjadi “at bla-bla-bla” dan langsung check in melalui foursquare atau FB. Hayo ngaku? hehe)
  • Orderan makanan datang (biasanya ini selalu terjadi kalo kita sedang makan, baik itu memesan makanan yang biasa aja sampai dengan makanan yang unik. Nggak sampai beberapa detik, pasti deh hape kamera langsung keluar dan, “jepret-jepret”, foto kita bersama makanan udah terpajang di FB)

Penyakit ini juga sering saya alami, terutama setiap kali traveling ke suatu tempat. Entah kenapa, bawaannya saya ingin banget semua orang satu FB turut merasakan apa yang saya rasakan pada saat saya traveling (mungkin tepatnya pamer ya, haha). Dan Wi-Fi, lagi-lagi mensupport gangguan kejiwaan akut saya ini dengan mengabarkan pada dunia dimana saya dan apa yang sedang saya lakukan, tidak lupa memperlancar uploading-an foto saya yang baru diambil beberapa menit yang lalu 😀

4. Menghabiskan waktu saat nongkrong

Satu hal yang paling saya suka setiap kali jalan-jalan adalah mampir ke sebuah kafe, memesan minuman dan camilan, lalu duduk seharian disana untuk online. Sebenarnya bukan tujuan utama saya untuk numpang internetan gratis di kafe itu, tetapi memang salah satu hobi saya memang menghabiskan “me time” di suatu tempat dengan secangkir minuman dan setumpuk bacaan. Kebetulan sekarang teknologi sudah mempermudah kita dalam segala hal, saya nggak perlu lagi membawa-bawa beragam buku atau majalah untuk dibaca saat nongkrong. Saya hanya perlu membawa tablet, memesan minum dan atau kudapan, meminta User ID dan password Wi-Fi, lalu autisan deh sendirian membaca bermacam-macam artikel yang dapat saya unduh melalui internet berjam-jam.

This entry was posted in: Been There

by

A writer, Traveler, Culinary seeker, and for sure, a short minded guy who won't think further to decide to confirm cheap flight when the fare goes on promo :D

2 Comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s