Ho Chi Minh
Leave a Comment

không Say Không Về!! (Xin Chao Vietnam, part 3)

Xin Chao Vietnam!!

Kalau  sedang berlibur ke suatu tempat, tentunya saya nggak pernah melewatkan suasana “night life” tempat tersebut. Apalagi bila sedang keluar negeri, tentunya adalah wajib hukumnya untuk mencicipi bir setempat. Begitupun di Ho Chi Minh City (HCMC), saya bersama serombongan teman-teman saya, pada malam terakhir kami di HCMC, menyerbu tempat-tempat yang konon kabarnya merupakan tempat nongkrong favorit para night lifer.

Bui Vien street, sebuah kawasan yang bersebelahan tepat dengan Pham Ngu Lao St selalu ramai baik oleh turis maupun warga lokal. Mereka duduk-duduk nongkrong dengan berbotol-botol bir untuk sekedar kongkow-kongkow menghabiskan malam. Setelah kami mengobrol panjang lebar di Allez Boo cafe –sembari menemani saya dan Enda (teman kuliah saya yang baru sampai di HCMC malam itu) makan malam, kami melipir ke Bui Vien untuk melanjutkan sesi ngebeer kami.

không say không về!!

Alias No drunk no go home!

Malam itu adalah malam terakhir saya dan Enda sebelum besok malam bertolak ke Nha Trang. Malam ini kami putuskan untuk pesta perpisahan dengan teman-teman sekamar saya, berhubung esok hari hanya saya dan Enda yang akan seharian penuh melakukan tur di Mekong Delta. Berbotol-botol bir  menghiasi meja kami dan berbagai topik obrolan turut silih berganti mengisi malam kami.

CIMG3205

Dari kiri ke kanan: Enda, Kim, Omar, Saya, Barnaby dan Matt

315690_10151082592215759_1560735274_n

Kami dikerubuti oleh orang-orang yang menawarkan barnya

CIMG3208 CIMG3213 CIMG3210 CIMG3212 CIMG3216 CIMG3214

Kim dan setumpukan buku yang dijajakan oleh penjual di jalan

Di kawasan backpacker seperti inilah, menurut saya, adalah spot ideal terjadinya melting pot. Ribuan orang-orang berkewarga-negaraan yang berbeda-beda namun merasa senasip menyatu tanpa penghalang yang berarti. Mereka hanya butuh satu hal, bahasa pemersatu yang saling dipahami satu sama lain. Sama seperti saya dan room mates saya di dormitori. Saya dan Enda dari Indonesia, Barnaby dari NZ, Matt dari US, Omar dari Malaysia dan Kim dari Korea Selatan, kami semua larut dalam obrolan yang mengalir begitu saja hingga pagi menjelang.  Inilah yang saya sukai dari setiap perjalanan saya, menemui orang-orang baru, mendengarkan cerita-cerita baru, dan berjanji untuk saling mengunjungi apabila ada kesempatan.

This entry was posted in: Ho Chi Minh

by

A writer, Traveler, Culinary seeker, and for sure, a short minded guy who won't think further to decide to confirm cheap flight when the fare goes on promo :D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s