Nha Trang
Leave a Comment

Nha Trang CS Member’s Invasion (Xin Chao Vietnam, part 6)

Pernah mendengar CS alias Couch Surfing?

images

CS adalah sebuah media ajang perkenalan berbentuk jejaring sosial yang diperuntukan bagi para traveler. Bedanya dengan FB, kendati di CS kita bisa menjalin perkenalan dengan orang-orang baru, tidak sembarangan member bisa saling meng-add satu sama lain. Alur sosialisasi di CS kurang lebih seperti berikut:

1) Kita hendak berkunjung ke suatu kota/negara. Lalu kita membuat sebuah postingan request di forum untuk bisa numpang menginap (disebut surfing) di kota/negara tersebut. Tuan rumah yang bersedia membukakan pintunya untuk kita menginap (disebut couching) akan mengirim pesan pada kita dan memberitahukan pada kita bahwa ia bersedia meng-couching kita selama beberapa waktu tertentu (bisa selama kita berada di kotanya, bisa juga hanya beberapa hari, tergantung mood dan kebaikan hati si host).

Untitled

ss

2) Setelah bertemu dan menginap di tempat tinggalnya, kita baru diperbolehkan untuk saling meng-add account masing-masing. Selain itu, diharapkan kita juga saling meninggalkan referensi berupa testimoni di account masing-masing mengenai kesan-kesan selama meng-couching dan di-couching. Hal ini dimaksudkan agar tidak sembarangan orang bisa meninggalkan referensi, dan referensi tersebut berisi referensi yang sebenar-benarnya dialami oleh kedua belah pihak.

3) Referensi adalah elemen utama yang menjadi pertimbangan para host maupun surfer di couching/ surfing. Disini, para host akan terlebih dahulu membaca testimoni yang ada di account orang yang mengajukan request surfing. Apabila calon surfer dianggap layak untuk tinggal di rumahnya, ia akan mengirimkan tawaran men-couch. Begitupun bagi para surfer,  mereka diminta untuk selektif dalam memilih host. Walaupun banyak tawaran hosting mengalir, surfer juga dituntut untuk mempertimbangkan referensi yang ditinggalkan oleh surfer sebelumnya.

uu

4) Dalam meng-couch maupun meng-surfing, tidak ada pungutan biaya apapun. Prinsipnya adalah take and give. Apabila surfer diperkenankan untuk meng-surf di suatu tempat, maka suatu hari, apabila host gantian berkunjung ke kota/ negara si surfer, surfer sebaiknya turut membalas budi dengan cara membuka pintu rumahnya lebar-lebar bagi si host.

Saya pribadi belum pernah meng-couch ataupun meng-surf. Namun, pada beberapa kesempatan saya bertemu dengan member-member CS untuk sekedar nongkrong bareng ataupun traveling sama-sama. Contohnya adalah saat saya berkunjung ke Nha Trang…

Sore itu, hari kedua di Nha Trang, seusai ber-Mud Spa dengan Enda (Kalau sedang berkunjung ke Nha Trang, kurang lengkap rasanya kalau belum mencoba Mud Spa, alias lulur lumpur), saya iseng membuka website CS dan mencari tahu siapa saja turis-turis yang juga sedang berkunjung ke Nha Trang. Ternyata saat itu ada seorang gadis asal Medan bernama Agatha yang memposting di forum. Kontan saya langsung membalas postingan Agatha dan mengontaknya untuk kopi darat malam itu juga. Beruntung Agatha juga sedang online, ia langsung menghubungi saya. Kami janjian bertemu di sebuah kafe untuk sekalian makan malam bersama.

Selain mengatur temu janji dengan Agatha, saya juga memposting di forum grup Nha Trang, mengajak siapa saja yang sedang available di Nha Trang, baik member maupun turis untuk nongkrong bareng. Tak lama, seorang member menghubungi saya dan mengatakan ia akan mengajak teman-teman CS lainnya untuk ikut bergabung.

Sesampainya di tempat janjian, saya dan Enda bertemu dengan Agatha yang sedang bersama seorang pemuda bernama Andy yang ternyata juga member CS dan sudah menemani Agatha berkeliling Nha Trang sedari kemarin. Berhubung Andy dan Agatha sudah terlebih dulu makan malam, hanya saya dan Enda yang memesan makanan. Sambil menunggu pesanan datang, kami berempat mengobrol ngalor-ngidul.

Tak lama, sms masuk ke ponsel saya, dari member CS yang saya ajak janjian juga. Ia memberitahukan bahwa ia sudah sampai di depan tempat janjian. Saya pun keluar, memastikan apakah mereka sudah sampai atau belum. Dari pintu keluar saya melihat ada dua orang melambaikan tangan kepada saya. Saya pun membalas lambaian tangan sambil memberi isyarat agar mereka langsung masuk.

Dan begitu saya kembali ke tempat duduk, yang menghampiri saya bukan hanya dua, tapi sekitar tujuh orang. Dengan sedikit takjub dan kikuk saya, agatha dan Enda menyalami satu persatu orang yang menghampiri kami seperti layaknya kondangan. Berbagai nama pun mengiang di kepala saya, dan jujur, tidak ada satupun nama yang saya ingat pada malam itu, saking banyaknya yang datang.

CIMG3369

CIMG3371CIMG3370

Obrolan berlangsung hingga larut malam. Dengan antusias mereka menyimak bagaimana saya, Enda dan Agatha yang memang hobi traveling, bagaimana saya nanti akan melanjutkan trip negara-negara berikutnya lewat jalur darat. Mereka juga saling berbagi pengalamannya bertemu teman-teman sesama CS yang berkunjung sebelum kami, dan pengalaman mereka traveling ke berbagai kota maupun negara. Satu hal yang membuat saya terharu, beberapa dari mereka juga menanyakan tentang Indonesia. Ada yang berencana ke Indonesia dalam waktu dekat, ada pula yang sekedar ingin tahu lebih banyak. Inilah yang saya sukai setiap kali traveling, bertemu dengan orang-orang baru dan berbagi cerita. Dengan latar belakang yang berbeda, seolah kami berbaur menyatu begitu saja dalam gelak tawa canda.

CIMG3372

This entry was posted in: Nha Trang

by

A writer, Traveler, Culinary seeker, and for sure, a short minded guy who won't think further to decide to confirm cheap flight when the fare goes on promo :D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s