Publication, recent post
Comment 1

“I’m Not a Backpacker” Keliling Dunia!

Sneak a Peek I’m Not a Backpacker ketiga 😀

Ps. Coming on next summer 🙂


Hi, nama saya Hendra Fu. If you read this, tandanya saya sudah menyelesaikan trip keliling dunia saya dan pulang ke rumah dengan selamat. Perjalanan panjang yang saya impikan sejak kecil dan nggak pernah saya sangka bakalan terwujud akhirnya tuntas sudah.

Ini  bakalan menjadi jurnal perjalanan saya selama mengarungi bentangan bumi, sejauh timur dari barat. 15 negara dari empat benua terkunjungi. Kisah ini bakalan dibuka oleh sebuah negara yang membuat hampir setiap orang bertanya-tanya “Why Iran?”, dilanjutkan dengan sesi membeku gila di rangkaian gugusan Kaukasus, hijrah ke daratan Eropa, bernostalgia di Kuba, bergoyang Samba di Brazil, menyisir peradaban Inca di Peru, menyambangi Chile si negara paling ramping di dunia, hingga transit ceria di New Zealand dan ditutup dengan negara benua yang menyandang tagline pariwisata”Nothing like in Australia. This journey would not only become so ambitious, but also suspicious!

Ini merupakan perjalanan ternekad yang pernah saya lakukan dalam waktu yang cukup lama. Gimana nggak, dapat dipastikan kemampuan berbahasa Inggris saya nyaris nggak berguna di 70% negara yang saya kunjungi. Sejumlah negara di dataran Kaukasus mengharuskan saya untuk fasih berbahasa Rusia dan sebagian besar daratan Amerika Latin dipastikan mengharapkan bahasa Spanyol saya lebih dari sekedar “Como estas” dan “Muchas gracias“. Perjalanan ini sedikit banyak memaksa saya untuk keluar dari zona nyaman saya.

Oleh sebab itu seri perjalanan ketiga I’m Not a Backpacker ini bakalan bertabur nggak hanya drama, tetapi juga sedikit perjalanan—sok-sokan—memaknai kehidupan. Hari-hari yang saya habiskan—surprisingly—saya maknai nggak sekedar kunjungan “been there done that” ala turis pada umumnya, atau pula sekadar usaha mewujudkan impian menjadi nyata, apalagi sekedar ajang pamer “Bokk, gue udah keliling dunia loh!” Well, gue sih nggak mencoba sok filosofis yee, Bro. Namun melalui berbagai kejadian yang saya alami, orang-orang yang saya temui dan tentunya tempat-tempat yang saya singgahi sejatinya memaksa saya untuk semakin memahami bahwa, exploring the world is more about exploring the real you!

Saya nggak mau bilang kalau ini adalah puncak pencapaian saya selama menekuni hobi traveling. Ini hanyalah salah satu perjalanan yang memakan waktu lumayan panjang dan masih banyak isi daftar “Dream destination” yang ingin saya kunjungi ke depannya. Maaaan, ada sekitar 197 negara di dunia dan elo pikir gue bakal pensiun ngetrip setelah menulis buku ketiga? Hihi, kumpeni masih jauh bang. And so is my final destination!

So, this is my own “Around the World” trip. Kindly enjoy my third baby, as I enjoyed the entire journey 🙂

This entry was posted in: Publication, recent post

by

A writer, Traveler, Culinary seeker, and for sure, a short minded guy who won't think further to decide to confirm cheap flight when the fare goes on promo :D

1 Comment

  1. aku fans berat amamu dah dan suka setuju banget ama ini ” exploring the world is more about exploring the real you!”, btw rajin sekali dirmu udh buku ke 3 aja

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s