Been There, Belarus, recent post
Leave a Comment

5 Things to Do in Minsk, Belarus

Kalau kamu membaca postingan saya sebelumnya tentang warisan Soviet di kota Minsk, mungkin kamu-kamu bakalan bergidik dan berpikir lima belas kali untuk mengunjungi negara dimana ideologi komunisme demikian kuat tertanam ini. Well, wajar sih kalau kamu merasa was-was bakalan dicap antek komunis karena pernah bertandang ke ibukota negara Belarus ini. Secara yah, dengan mudahnya kamu bisa menemukan logo palu arit yang terpampang jom-jom manjalita dimana-mana.

But eitsss, tunggu dulu. Pernah menjadi bagian dari kekuatan adidaya berpaham komunis nggak serta merta membuat Belarus menjadi negara kelam nan horor yang sarat akan kriminalitas loh. Memang sih, hampir sebagian besar warga lokalnya miskin senyum seperti kebanyakan etnis Slavik pada umumnya. Tapi kalau kamu coba bertegur sapa, mereka dengan ramah bakalan membalas dengan hangatnya loh—saya sudah beberapa kali berkomunikasi dengan warga asli Belarus dan they sure have one of world warmest greeting loh surprisingly! Selain itu–seperti yang juga saya infokan sebelumnya–dengan dibangun ulangnya tata kota Minsk pasca perang dunia kedua, ibukota negara ini menjadi salah satu peninggalan Soviet yang ciamik! Dengan diberlakukannya kebijakan free visa selama beberapa hari oleh imigrasi setempat (dan bakalan diperpanjang seiring waktu), saya optimis Belarus terutama Minsk bakalan menjadi salah satu top list destination!

belarus-location-on-the-europe-map

Buat kamu-kamu yang masih bingung dimanakah keberadaan Belarusia

Berikut adalah agenda perjalanan yang bisa kamu lakukan pada kunjunganmu ke kota ketjeh ini.

City Gate

Begitu tiba di pusat kota dengan menggunakan bis dari bandara ataupun menggunakan kereta, kamu bakalan disambut oleh sepasang gapura raksasa bergaya Stalin klasik yang terletak di seberang stasiun.  Dibangun sekitar tahun 1947-1952, kedua menara kembar yang menjadi ikon ibukota ini dibangun di atas apartemen berlantai lima yang dulunya digunakan sebagai hunian para pekerja rel kereta api. Yang menarik dari bangunan ini adalah pada kedua fasad menaranya. Jika pada menara sebelah kiri terdapat jam raksasa berdiameter 3,5 meter pemberian pemerintahan Jerman pada Perang Dunia ke II, maka pada menara sebelah kanan kamu bakalan menemukan lambang negara Republik Soviet Sosialis Belarusia yang berupa palu, arit dan gandum.

IMG20180424135759

Great Patriotic War Museum

Museum perang ini didirikan di atas bukit Pokklonaya sebagai wujud penghormatan terhadap para tentara Belarus yang berjuang mempertahankan kota Minsk dari serangan tentara NAZI pada Perang Dunia II. Dikelilingi oleh Victory park, museum ini menyimpan koleksi foto-foto semasa perang, seragam yang dikenakan, perlengkapan militer seperti senjata, kendaraan perang, model pesawat tempur hingga diorama-diorama yang menunjukkan suasana perang.

IMG20180426153940

Independence Square

Sebelumnya bernama Lenin Square, alun-alun yang terletak di belakang stasiun kereta api ini mulanya dibangun sebagai lokasi parade militer pada tentara Soviet. Sebagai salah satu alun-alun terbesar di Eropa, di sini dapat dijumpai gedung balai kota, gereja Saints Simon and Helena, patung Lenin, serta gedung Supreme Soviet–gedung parlemen Belarusia (dibangun pada tahun 1934) yang selamat diantara gedung-gedung yang rusak parah oleh serangan NAZI pada Great Patriotic war.

IMG20180424142516

Island of Tears

Dibangun di atas pulau buatan di sungai Svisloch pada tahun 1988 ketika perang masih berlangsung, monumen ini merupakan wujud penghormatan bagi para tentara Belarus yang bertempur di Afganistan (1979-1988). Memasuki pulau mungil ini, kita akan disambut oleh patung malaikat berwajah muram sebelum kemudian menghampiri sebuah kapel mungil bersematkan 771 nama tentara yang gugur dan dikelilingi patung-patung para istri, ibu dan saudari yang tengah berduka.

IMG_9691

Freedom Square

Freedom Square ibarat sisi “ceria” kota. Ketika sebagian besar kota Minsk didominasi oleh bangunan beratmosfir kaku dan suram ala Soviet, alun-alun ini justru menampilkan kesegaran dan warna-warni yang menyenangkan. Gedung-gedung seperti gereja St. Joseph dan gedung balai kota yang bernuansa putih dengan atap-atap yang bermain warna-warna kontras yang memanjakan mata, aneka seni kriya logam patung-patung cantik yang bisa ditemukan di sejumlah titik, ditambah lagi efek luas yang disuguhkan oleh alun-alun ini membuatnya menjadi salah satu alun-alun paling cantik di kota.IMG_9708

This entry was posted in: Been There, Belarus, recent post

by

A writer, Traveler, Culinary seeker, and for sure, a short minded guy who won't think further to decide to confirm cheap flight when the fare goes on promo :D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s