All posts filed under: Publication

HOLA SPANYOL! IS ON STORE NOW!!

Bak tereliminasi dari kontes nyanyi di TV, saya melangkah gontai meninggalkan pelataran bandara. Dengan terkantuk-kantuk, saya seret kaki ini sambil menggerutu sebal. Satpam sialan! Niat hati pengen berhemat biaya penginapan, eh malah apes begini diusir keluar tengah malam buta! Saya terus berjalan celingak-celinguk mencari spot yang memungkinkan untuk tidur. Tapi hingga berjalan lebih dari satu kilometer, saya udah jarang menemukan bangunan-bangunan. Semua hanyalah lahan yang gelap dan sunyi. Kota rasanya begitu jauh, cahaya lampu keramaian juga sama sekali nggak kelihatan. Bener-bener berasa terdampar di antah berantah. “Ibiza!! Elo jahat banget sih sama gueee!!” Umpat saya untuk kesekian kalinya. Buku kedua seri perjalanan I’m Not a Backpacker kali ini bakalan mengajak kamu berkeliling tujuh kota ketjeh di negara Flamenco yang super eksotis di selatan benua Eropa. Hola Spanyol siap menerbangkan kamu untuk bertemu Gaudi di Barcelona, berleha-leha di Ibiza, belanja sampai durhaka di Madrid, berimajinasi di negeri dongeng Segovia, Nyasar di lorong-lorong “sinting” Sevilla, terpekur di kota tua Cordoba, dan menikmati paras cantik Granada. Bakalan lebih banyak drama serta tentunya bertaburan bumbu-bumbu petualangan ceria! Kamu nggak …

My Ibiza and Vatican Article on Getaway March 2016

Adalah sebuah kehormatan untuk kembali menyumbang artikel perjalanan di salah satu majalah traveling Indonesia, Getaway, khususnya edisi bulan Maret yang sebagian besarnya membahas tentang benua Eropa. Saya sendiri berkesempatan untuk meninggalkan jejak bukan hanya satu tetapi dua buah artikel sekaligus! Yap, artikel pertama saya membahas tentang “Ibiza is more than just party island”. Ibiza juga mewariskan sejumlah situs sejarah yang sangat menarik untuk dieksplor lebih lagi. Dan sneek a peaknya, artikel ini merupakan side story dari calon buku kedua saya nanti yang memang sengaja saya eksklusifkan menjadi tulisan tersendiri dalam versi majalah. Artikel kedua, masih dalam edisi yang sama, saya mengangkat kisah menyusuri bangunan-bangunan ketjeh di Tahta Suci Vatikan, berikut pengalaman pertama saya mengikuti papal audiensi alias bertemu langsung dengan Paus Francesco. Meski bukan seorang Katholik, Tahta Suci Vatikan,  Basilika Santo Petrus dan Museumnya sangat recommended untuk dikunjungi. So, nggak sabaran untuk membaca kisah-kisahnya? langsung aja beli majalah Getaway edisi Maret di toko-toko buku/ majalah terdekat atau bisa order langsung versi E-magsnya melalui Getscoops  

My Myanmar Article on Getaway Magz November 2015

Manteman ada yang berminat ngetrip ke Myanmar? Salah satu destinasi ketjeh di kota eksotis yang paling saya favoritkan di Asia Tenggara ini saya kupas tuntas dalam majalah Getaway edisi November 2015. Ada dua ancient city berikut situs wisata menarik yang sarat akan nilai sejarah dan budaya disini. Ya, Mingun dan Inwa, primadona kota Mandalay, kota terbesar ke dua di Myanmar bakalan dibahas buat kamu-kamu para traveler yang suka banget sama suasana vintage berbalut kearifan lokal yang tradisional dan sangat terjaga. Ketinggalan edisinya? No worry, langsung aja klik link Getaway November 2015 ini untuk memperoleh versi E-readernya ^_^

ASEAN ESCAPE Soft Launching

Meski tertanggal 22 Oktober 2015 lalu ASEAN ESCAPE sudah beredar jaya di toko-toko buku di Indonesia, namun buku pertama dari seri perjalanan I’m Not a Backpacker ini baru officially dilaunch pada tanggal 27 Oktober lalu. Bertempat di Gramedia Grand Indonesia (West Mall) Jakarta pusat, acara yang dimulai pada pukul 19.00 WIB ini berlangsung meriah nan santai. Dipandu oleh MC ketjeh yang kerap melontarkan guyonan-guyonan kotjak, peluncuran buku perdana ASEAN ESCAPE dan bincang-bincang bersama sang penulis—which is saya sendiri—menyedot atensi nggak hanya para tamu undangan, tetapi juga para pengunjung toko buku. It’s official!! Seru saya dalam hati. Akhirnya mimpi sederhana saya dulu dapat terwujud, melihat karya tulis saya terpampang manis di toko buku. Cita-cita menjadi seorang penulis dan memiliki buku sendiri itu kian tercapai, yaaaa walaupun mungkin di buku pertama masih banyak cacat cela dan segala kekurangan lainnya. Penyerahan doorprize kepada pengunjung yang beruntung, produk cantik dari Lazuli Sarae Thanks banget buat Amie, Wiedha dan tim Gramedia lainnya yang udah mewujudkan terlaksananya Launching buku perdana saya di salah satu mal paling ketjeh di ibukota. Thanks juga …

I’m Not A Backpacker, Sebuah Perjalanan Panjang (Road to ASEAN ESCAPE PART 2)

Adalah mimpi setiap orang yang gemar menulis untuk menyaksikan buah karyanya terpampang nyata di rak rak toko buku seantero kota, memperhatikan dari jauh orang-orang yang antusias membawa serta jilidan buku tersebut ke meja kasir atau sekedar mencuri baca dengan tekunnya. Dan saya adalah salah satu “sigemar menulis” itu. Sejak kecil, rak buku adalah area favorit saya setiap kali berkunjung ke mall. Saya bisa betah berlama-lama sekedar berdiri menumpang baca di toko-toko buku. Dan sejak itulah, saya mulai berangan-angan, suatu saat nanti saya bakalan mendapati karya saya sendiri di rak-rak ini! Yap, my dream is as simple as that! Saya mulai tertarik menulis cerpen-cerpen alay, sampai akhirnya berkomitmen penuh mencoba menulis sebuah novelette. Nggak ada satupun yang berani saya publish, semuanya hanya dinikmati oleh segelintir teman-teman di sekolahan ataupun kampus. My loyal readers are my classmates. Sampai suatu kali saya iseng mengirimkan novelette saya ke beberapa penerbit yang kemudian hanya membuahkan penolakan setelah berbulan-bulan penantian. Nggak ada yang tertarik menerbitkan karya saya, and that makes me feel like “Ada yang salah dengan tulisan sayakah?” Merasa down, …

ASEAN ESCAPE IS AVAILABLE NOW ON STORE!

ASEAN ESCAPE IS NOW OFFICIALLY ON STORE! Mau menikmati potongan surga berupa gugusan pulau cantik di Elnido Filipina? Atau berfoto bersama ribuan patung Buddha duduk bersila di Hpa an Myanmar? Buku pertama dari series IM NOT A BACKPACKER yang berjudul ASEAN ESCAPE ini bakalan ngajakin kamu semua menjelajah setiap sudut kota di Asia Tenggara. Sapa simurah senyum candi seribu wajah Bayon di Angkor Wat Kamboja. Klabing asik nyemplung ke tengah laut di Nha Trang Vietnam. Dan nggak lupa belanja sampe gila sambil menyesap senja cantik tepian sungai Mekong pembelah tiga negara di Vientiane Laos Buku ini nggak cuma berisi kisah-kisah menarik, tapi juga bertaburan dokumentasi foto yang bakalan membuat kamu makin gregetan pengen segera book tiket dan berangkat kesana. Data Buku: Judul: IM NOT A BACKPACKER-ASEAN ESCAPE Tebal: 340lbr Penerbit: Gramedia Pustaka Utama Harga: IDR 75.000,-

ROAD TO ASEAN ESCAPE (Part 1)

ASEAN ESCAPE bakalan menjadi seri pertama dari entah-logy (maksudnya entah bakal sampai seri berapa, saya sendiri belum ada gambaran) buah pikir saya yang bertajuk IM NOT A BACKPACKER. Ya, IM NOT A BACKPACKER, seri buku perjalanan yang bakalan mengajak siapa saja nggak hanya untuk menikmati namun juga memaknai setiap kesempatan memijak satu dan lain negara. Ok, first question, kenapa IM NOT A BACKPACKER? Jawabannya simple aja, karena saya nggak pengen ribet terkekang oleh regulasi “backpacker kan nggak begini-backpacker kan nggak boleh gitu”. Pengalaman trip yang saya bagikan disini berlafaskan “semau-gue-isme” alias trip sesuai mood. Berikut, saya kutip satu kalimat di bab pembuka buku ASEAN ESCAPE, Intinya “traveling berarti menikmati perjalanan. Gaya jalan-jalanku mengalir sesuai mood. Aku nggak selalu menyiksa diri bergembel ria, juga nggak sering berhedon ria dan berfoya-foya di negara orang. Selama aku merasa momennya tepat, aku bakalan melakukan apa aja yang ingin aku lakukan”. Buku pertama ini bakalan ngebahas all about traveling around 10 South East Asian countries. Yang pada lupa ASEAN itu anggotanya negara apa aja, allow me to remind you. Ada Indonesia negara kita tercinta, ada  …